Muak!
Ya, mungkin itulah kata yang paling tepat.
Paling tepat untuk menyebut sesuatu yang
berhubungan dengan cinta.. cinta.. dan cinta.
Apalagi yang bisa kuperhalus dari kata-kata muak itu?
Toh, kenyataannya cerita tentang cinta (yang selalu gagal)
adalah tak lebih dari sebuah cerita sampah yang memuakkan.
Tapi aku juga tidak menutup pola pikir dan pintu hati,
Semua proses tentang cinta memang harus aku lewati,
Dan beberapa kali sudah aku lewati..
Oh, Kau bertanya hasilnya seperti apa??
Muak!
Ya, itulah hasil yang kudapat bila kau bertanya saat ini.
Manis, pahit, luka bahkan berdarah sudah berkali-kali aku hadapi.
Tapi entah kenapa,
Dibalik muakku, juga ada segenap keberanian..
Ya, keberanian untuk kembali ingin merasakan..
Merasakan manis, pahit, luka..
Atau mungkin harus kembali berdarah??
Semua itu proses, teman!
Ya, proses bahwa hidup itu tak smua harus
Seperti yang kau inginkan.
Meskipun, jika harus jujur...
Aku memang muak untuk membahas ini,
Tapi muakku, takkan membuatku berhenti.
Mungkin dengan muakku saat ini,
Aku akan semakin kuat dan semakin tegak
Dalam menghadapi hidup...
Jika aku muak,
Apakah kau pun begitu, wahai teman?
-muak part I-